Skip to content
Jalan Srikaton No.1 Tawangmangu
Kec.Tawangmangu Kab.Karanganyar
Jumat, 09 Januari 2026
07:30 - 11:30 WIB
Kegawat Daruratan
Waspada Legionellosis: Kenali Sumber Penularan dan Cara Pencegahan di Lingkungan Anda

Waspada Legionellosis: Kenali Sumber Penularan dan Cara Pencegahan di Lingkungan Anda

Puskesmas Tawangmangu mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Legionellosis. Meskipun kasusnya mungkin jarang, penting bagi kita untuk mengenali penyakit yang disebabkan oleh bakteri Legionella ini, terutama karena bakteri ini dapat berkembang biak di lingkungan sekitar kita, terutama di sistem air.

Apa Itu Legionellosis?

Legionellosis adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Legionella. Penyakit ini memiliki dua bentuk utama:

  1. Penyakit Legionnaires: Bentuk yang lebih parah, menyerupai pneumonia (radang paru-paru) dengan gejala demam tinggi, batuk, sesak napas, dan nyeri otot.
  2. Demam Pontiac: Bentuk yang lebih ringan, menyerupai flu biasa tanpa menyebabkan pneumonia.

Bagaimana Legionellosis Ditularkan?

Penyakit ini TIDAK menular dari orang ke orang. Penularan terjadi ketika seseorang menghirup tetesan air (aerosol) yang terkontaminasi oleh bakteri Legionella.

Bakteri Legionella biasanya tumbuh subur di air hangat atau panas yang tergenang. Sumber-sumber penularan potensial meliputi:

  • Menara pendingin (cooling tower) pada sistem AC besar.
  • Pipa air panas dan tangki penyimpanan air hangat.
  • Bak mandi air panas (whirlpool atau jacuzzi).
  • Air mancur dekoratif atau sistem irigasi.
  • Nebulizer atau alat bantu pernapasan yang menggunakan air keran.

Langkah-langkah Pencegahan yang Perlu Dilakukan

Kewaspadaan adalah kunci. Puskesmas Tawangmangu mendorong masyarakat dan pengelola fasilitas umum untuk mengambil langkah-langkah pencegahan berikut:

  1. Jaga Kebersihan Sumber Air: Pastikan tangki penampungan air (tandon) dibersihkan dan dikuras secara rutin sesuai jadwal.
  2. Atur Suhu Air Panas: Jika Anda memiliki pemanas air (water heater), pastikan suhu air panas dijaga di atas 60∘C untuk membunuh bakteri.
  3. Kuras dan Bilas Pipa: Jika keran air atau pancuran tidak digunakan dalam waktu lama (misalnya setelah liburan), biarkan air mengalir selama beberapa menit untuk membersihkan air yang tergenang di pipa.
  4. Perawatan Fasilitas Publik: Bagi pengelola gedung atau tempat wisata (hotel, cottage), pastikan menara pendingin, air mancur, dan sistem spa dirawat, dibersihkan, dan didisinfeksi secara teratur oleh profesional.
  5. Perhatikan Gejala: Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami gejala yang menyerupai pneumonia, terutama setelah terpapar pada sistem air yang mungkin terkontaminasi.

Siapa yang Paling Berisiko?

Meskipun dapat menyerang siapa saja, beberapa kelompok lebih rentan terkena penyakit Legionnaires yang parah, antara lain:

  • Lansia (usia di atas 50 tahun).
  • Perokok.
  • Penderita penyakit paru-paru kronis.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Puskesmas Tawangmangu siap memberikan informasi dan edukasi lebih lanjut mengenai penyakit Legionellosis dan langkah pencegahannya. Kesehatan lingkungan adalah tanggung jawab bersama!

Untuk konsultasi atau informasi kesehatan lebih lanjut, silakan kunjungi Puskesmas Tawangmangu pada jam pelayanan.

POLIKLINIK
DOKTER JAGA
DARURAT
STATISTIK
TESTIMONI